Makna Konotatif dan Implementasi Tawazun dalam Lirik Lagu “Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan” Karya Bernadya
DOI:
https://doi.org/10.33578/kpd.v4i3.p550-557Kata Kunci:
Makna Konotatif, Tawaxun, Lirik LaguAbstrak
Penelitian ini berfokus pada analisis lirik lagu "Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan" karya Bernadya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik deskriptif kualitatif dilakukan dengan beberapa cara; (1) membaca dan mengklasifikasikan data; (2) melakukan kategorisasi dan tabulasi; dan (3) melakukan inferensi berdasarkan kerangka teori. Hasil pada penelitian ini adalah ditemukan 10 baris lirik lagu yang memiliki makna konotatif. Kesepulluh lirik lagu tersebut terdapat pada baris; (2) Ku dijauhkan dari yang tak ditakdirkan untukku ,(4) Yang kulakukan hanya menggerutu angkuh (5) Lebih percaya cara-caraku, (6) Pilih ragukan rencana Sang Maha Penentu, (7) Untungnya bumi masih berputar, (8) Untungnya ku tak pilih menyerah, (9) Untungnya ku bisa rasa hal-hal baik yang datangnya belakangan, (10) Ada waktu-waktu hal buruk datang berturut-turut, (11) Semua yang tinggal juga yang hilang, dan (12) Seberapapun absurdnya pasti ada makna. Sedangkan untuk implementasi nilai tawazun pada lirik lagu adalah muncul pada baris ke-7, ke-8, ke-9, dan ke-12
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Atika Gusriani, Awel Suryadi, Zherry Putria Yanti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





